Pengumuman Tenaga Honorer Kategori II yang Dinyatakan Lulus Menjadi CPNS bisa dilihat di beberapa link sebagai berikut:

1. http://cpns.menpan.go.id/
2. http://sscn.bkn.go.id
3. http://cpns.liputan6.com/
4. http://cpns2013.jpnn.com/

Selamat bagi yang lulus!

Kecepatan cahaya adalah kecepatan yang tercepat di jagat raya ini yaitu 299279.5 Km/det. Bisa ditentukan/dihitung dengan tepat berdasar informasi dari petunjuk AL Quran 

Mungkin anda pernah tahu bahwa konstanta C,  atau kecepatan cahaya yaitu kecepatan tercepat di jagat raya ini diukur, dihitung atau ditentukan oleh berbagai institusi berikut:

                     US National Bureau of Standards

C = 299792.4574 + 0.0011 km/det                     The British National Physical Laboratory    C = 299792.4590 + 0.0008 km/det                     Konferensi ke-17 tentang Penetapan Ukuran dan Berat Standar   ”Satu meter adalah jarak tempuh cahaya dalam ruang vacum selama jangka waktu  1/299792458 detik”.Tapi anda seharusnya tahu bahwa konstanta C bisa dihitung/ditentukan secara tepat menggunakan informasi dari kitab suci yang diturunkan 14 abad silam:  Al Quran, kitab suci umat Islam

Penemu hitungan ini adalah seorang ahli Fisika dari Mesir bernama DR. Mansour Hassab El Naby

”Dialah (Allah) yang menciptakan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkanya tempat-tempat bagi perjalanan bulan itu agar kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu)” (QS 10:5) 

”Dialah (Allah) yang menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. Masing-masing beredar dalam garis edarnya” (QS 21:33). 

“Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya  dalam satu hari yang kadarnya seribu tahun menurut perhitunganmu.”(QS 32:5) 

Berdasar ayat-ayat tersebut diatas, terutama ayat yang terakhir (QS 32:5) dapat disimpulkan bahwa : Jarak yang dicapai Sang urusan selama satu hari sama dengan  jarak yang ditempuh bulan selama 1000 tahun atau 12000 bulanC . t  = 12000 . L 

dimana : C = kecepatan Sang urusan                t  = waktu selama satu hari                L = panjang rute edar bulan selama satu bulan 

Berbagai sistem kalender telah diuji,  namun “Sistem kalender bulan sidereal” menghasilkan nilai C  yang persis sama dengan nilai C yang sudah diketahui melalui pengukuran 

Ada dua macam sistem kalender bulan: 

1. Sisyem sinodik, didasarkan atas penampakan semu  gerak bulan dan matahari dari bumi.    1 hari     = 24 jam    1 bulan  = 29.53059 hari 

2. Sistem sidereal, didasarkan atas pergerakan relatif bulan dan matahari terhadap bintang dan alam semesta.    1 hari    = 23 jam 56 menit 4.0906 detik                 = 86164.0906 detik    1 bulan  = 27.321661 hari 

Sebuah catatan tentang kecepatan bulan (v)
Ada dua tipe kecepatan bulan :1. Kecepatan relatif terhadap bumi yang bisa dihitung dengan    rumus berikut:      ve = 2 . p . R / Tdimana  R = jari-jari revolusi bulan = 384264 km              T = periode revolusi bulan = 655.71986 jamJadi  ve =  2 * 3.14162 * 384264 km / 655.71986 jam

             =  3682.07 km/jam

2.  Kecepatan relatif terhadap bintang atau alam semesta. Yang ini yang akan diperlukan. Einstein mengusulkan bahwa kecepatan jenis kedua ini dihitung dengan mengalikan  yang pertama dengan cosinus a, sehingga:v  =  Ve * Cos aDimana a  adalah sudut yang dibentuk oleh revolusi bumi selama satu bulan sidereala  = 26.92848o 

Jadi:

C . t  = 12000 . L  Ingat !

L  =   v . T

C . t  = 12000 . v . T  Ingat !

v  =  ve .
Cos  a

C . t  = 12000 . ( ve .
Cos a  ) . T 
Ingat !ve = 3682.07 km/jama  = 26.92848oT = 655.71986 jam t   = 86164.0906 det 
C  = 12000 . ve .
Cos a . T / t 
 
C  = 12000 * 3682.07 km/jam * 0.89157 * 655.71986 jam / 86164.0906 det 
C  = 299792.5 km/det   

Bandingkan C (kecepatan sang urusan) hasil perhitungan dengan nilai C (kecepatan cahaya) yang sudah diketahui !

Nilai C hasil perhitungan  C = 299792.5 Km/det 
Nilai C hasil pengukuran   
®      US National Bureau of Standards    C = 299792.4574 + 0.0011 km/det 
®    The British National             Physical Laboratory     C = 299792.4590 + 0.0008 km/det 
®    Konferensi ke 17 tentang       Ukuran dan Berat Standar  “Satu meter adalah jarak tempuh cahaya dalam ruang hampa selama 1/299792458 detik ” 

Kesimpulan(dari Artikel Prof Elnaby) 

“Perhitungan ini membuktikan keakuratan dan konsistensi nilai konstanta C  hasil pengukuran selama ini dan juga mnunjukkan kebenaran AlQuranul karim  sebagai wahyu yang patut dipelajari dengan analisis yang tajam karena penulisnya adalah Sang pencipta alam semesta.”

Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya seribu tahun menurut perhitunganmu. 

Referensi:Elnaby, M.H., 1990, A New Astronomical Quranic Method for  The Determination of The Greatest Speed C

http://www.islamicity.org/Science/960703A.HTM

Fix, John D., 1995, Astronomy, Journey of the Cosmic Frontier, 1st edition, Mosby-Year Book, Inc.,  
St Louis, Missouri 

The Holy Quran online, http://islam.org/mosque/quran.htm

Nb: Saya ngopy file pps tentang artikel ini dari komputer adikku yang tidak terlacak tautannya. Silahkan memahami presentasi dari file pps yang bisa didownload di bawah ini.

Fisika adalah sunatullah: Febdian Tulisan ini juga saya post di blog:Sanggar MewahFebdian

Pengertian kiamat dalam bahasa Indonesia adalah hari kehancuran alam semesta. Sehingga sering terjadi perbedaan pengertian dengan maksud kiamat sesungguhnya.

Petunjuk dalam Al Quran sudah sangat jelas bahwa hari penghancuran alam semesta disebut dengan sa’ah. Sedangkan pengertian qiyamat adalah hari kebangkitan (qiyam = bangun, berdiri). Di mana pada saat itu alam semesta dibentuk lagi oleh Allah dalam wujud barunya yang disebut kampung akherat yang terdiri dari surga dan neraka.

Banyak manusia mencoba menalarkan arti dari sa’ah (kiamat dalam bahasa Indonesia) dengan berbagai cara. Bahakan mencoba meramal kapan akan datangnya hari kehancuran itu.

Salah satu yang menarik yaitu mencoba mengubungkan data-data astronomis dengan sa’ah. Padahal penjelasan itu hanya berlaku di tata surya matahari saja. Sa’ah nanti pasti akan berlaku untuk seluruh alam semeta yang luasnya hanya Allah yang tahu.

Silahkan buka buka file dalam bentuk power point dari milis cinta_rasul@yahoogroups di planet

Sebagai menambah wawasan silahkan buka space untuk mengetahui kehebatan maha karya Allah berupa alam semesta ini. Bumi hanyalah sebutir debu di peta alam semesta ini.

Berbeda tempat tumbuh berbeda pula nama dan bentuknya, itulah bulu atau rambut. Pada hewan, bulu yang tumbuh di sekujur tubuh hanya disebut bulu walau tumbuhnya berbeda tempat. Tidak demikian halnya dengan rambut yang dimiliki manusia, berbeda tempat tumbuh berbeda namanya.

Rambut namanya sama bila tumbuh di kepala. Di bagian kepala saja ada beberapa nama rambut, yang tumbuh di atas mata namanya alis, di pelupuk mata disebut idep (Jawa: bulu mata), di atas bibir dinamai kumis, di janggut bernama jenggot, di pipi namanya godheg atau cambang.

Rambut di dada dalam bahasa Jawa namanya simbar dada , ada rambut ketiak sampai rambut di jari jemari kaki dalam bahasa Jawa disebut wulu cumbu (wulu = bulu). Entah mengapa disebut wulu cumbu padahal rambut di jari kaki itu hampir dipastikan tidak ikut dalam percumbuan.

Bentuk dari tiap-tiap tempat tumbuh rambut itu pun berbeda, ada yang lurus, setengah keriting, keriting sampai gimbal. Belum lagi warna rambut alami beraneka ragam mulai dari hitam, coklat, merah dan pirang dengan gradasi dari gelap ke terang.

Andai saja manusia tidak merapikan rambut-rambutnya pasti kebersihan tubuh juga akan terpengaruh. Kutu akan berkembang biak, penyakit kulit menyebar cepat hanya karena rambut tak terawat.

Oleh karena itu dalam Islam dianjurkan untuk merapikan rambut mulai dari rambut kepala, rambut ketiak sampai rambut kemaluan. Untuk tetap menjaga kebersihan diri dengan merapikan rambut, minimal 40 hari harus mencabut bulu ketiak dan mencukur bulu kemaluan.

Saya teringat seorang kawan semasa kuliah di Yogya dulu (± 16 tahun yll) sangat bersemangat mengajak untuk memelihara jenggot dengan seruan. “Mari kita kibarkan jenggot di kampus kita!”
Memang selain ada rambut yang dianjurkan untuk dipangkas termasuk kumis, ada juga rambut yang dianjurkan untuk dipanjangkan yaitu jenggot. Tujuannya yaitu sebagai ciri khas seorang muslim yaitu berjenggot tanpa berkumis.

Setiap orang mempunyai gen berbeda termasuk yang mempengaruhi tumbuhnya rambut. Demikian halnya jenis jenggot yang saya miliki tidak berjenis lebat seperti Khomeini atau Fidel castro tetapi mirip jenggot kambing. Jenggot dengan jumlah rambut yang kelebatannya hanya di janggut saja tidak berkesinambungan dengan cambang.

Tidak jarang orang mempunyai julukan untuk untuk orang yang berjenggot mirip kambing dengan panggilan: si jenggot kambing. Saya tidak tahu apakah ada yang menjuluki saya si jenggot kambing di belakang saya. Secara langsung di depan saya memang tidak ada yang memanggil, “Hei, jenggot kambing”.

Andaikan ada yang memanggil demikian, saya paling tersenyum saja. Toh jenggot kambing dan jenggot saja sama-sama ciptaan Allah. Apakah manusia bisa membuat jenggot bahkan jenggot kambing sekalipun?

Tulisan ini sudah saya posting sebelumnya di Sanggar Mewah.

Diskusi tentang keberadaan makhluk hidup di luar bumi seperti hewan dan manusia berdasarkan kitab suci Al Quran banyak pro dan kontra. Terlepas dari hal itu kita wajib mengimani hal yang tersurat di dalam Al Quran dengan taddabur lebih mendalam.

Makalah Drs. Minardi Mursyid tentang topik itu (file pdf berjudul Manusia di luar Bumi Menurut Al Quran) pernah saya posting di beta ufo.

Bila dikaitkan dengan besarnya bumi yang hanya sebutir debu di peta alam semesta, maka ada pertanyaan: Apakah alam semesta dengan luas tak terbatas hanya dihuni manusia di bumi nan kecil ini?

Islam adalah Rahmatan lil ‘alamin, rahmat di seluruh alam semesta ini. Islam rahmat bagi semua makhluk penghuni alam semesta ini, tidak hanya di bumi.

Semakin kita belajar tentang makrokosmos dan mikrokosmos, semakin menyadari betapa kecil manusia di hadapan Allah yang Maha Agung.

Saya bikin blog mulai 2006 tetapi tidak pernah posting hampir 1 tahun. Bukan tidak ada waktu tetapi karena ongkos akses internet masih mahal menurut saya.
Setelah di meja kerja sudah terkoneksi internet via broadband (WLAN/Wifi 2,4 MHz) saya teringat lagi punya account di wordpress dan di Sanggar Mewah sedang yang di blogspot lupa passwordnya (ketika saya coba malah pindah ke blogger supaya daftar lagi. Walah..)
Koneksi dengan WLAN (antena grid, coax, radio Senao) ke server yang menghubungkan ke 50-an satker (rencana 2007 tambah 208 sambungan) lumayan lemot pada jam kerja (pagi-siang). Jenggot lumyan bertambah panjang ketika menunggu halaman web terbuka. Walau begitu lumayan untuk koneksi gratis. Kalau mau cepat ya pas dini hari, tetapi apa harus nginep ruang kerja?
Ada rencana bikin duplikasi MAC radio Senao supaya bisa akses dari rumah. cara yang paling mudah sih bikin antena wajan bolic dan radio Senao bisa pinjam dari tempat kerja pada waktu malam. Sementara belum terwujud karena kendala biayanya itu lho. Investasi awalnya lumayan deh.
Ketika mulai belajar bikin blog agak terheran heran juga dengan dunia Blog yang mulai marak di Indonesia. Ada yang namanya ngadutrafik dan pernah diadakan lomba ngadutrafik 2007 yang konon krodit itu. Semula mengenal kata ngadutrafik saya belum ngerti apa itu ngadutrafik.
Oalah ternyata lomba nangkrik teratas di mesin pencari. Semoga saya ikut bikin Blog ini tidak untuk ikut-ikutan goBlog saja.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.